Friday, February 15, 2013

Ketegaran Mona #Day3

Energizer Booster untuk tetap Menulis


Kamis, 24 januari 2013, ini adalah hari Maulid Nabi bagi sahabatku yang beragama muslim

Tetapi bagi gw ini adalah hari ketiga gw untuk menelusuri padatnya kota Hongkong, pagi ini di awali dengan bangun pagi, bahkan sangat pagi, selain karena ga bisa tidur di mcd gw jg ga terbiasa dengan cahaya terang # lampu yah bukan matahari, karena gw jg bukan robert pattinson yang memainkan peran vampir dan takut akan cahaya matahari
#hmmm..oke ? emangnya penting yah di bahas ? #KrikKrikKrik

bukannya sombong yah, gw dirumah itu terbiasa tidur dengan kasur Baldacchino dan AC, sekali lagi ini bukan sombong yah inget gw ga sombong, gw cm ceritain aja ke kalian

Malam ini adalah hari ke 9 setelah perjalanan tepat di hari kamis tgl 7 feb 2013, gw bukan ingin mengingatkan bahwa ini adalah malam sunah bagi yang sudah menikah ataupun bagi yg sudah kawin tetapi tak kunjung dinikahi (́_̀) setelah blogwalking dan mendapat mood dari membaca blog dengan tema 'absurd' yang sama, sambil meminum kopi, dan sebuah musik dangdut koplo hits edisi th 2013 , gw hanya coba berbagi kopi cerita untuk kalian para bekpeker yang ga seberuntung gw
tepat pkl 06.00 kami memulai perjalanan, kami menuju the peak, sebelum the peak kami terhenti dan takjub dengan indahnya gereja st john hingga meneteskan 26-28 tetes air liur setiap menitnya

St. John's Cathedral (Chinese: 聖約翰座堂), officially The Cathedral Church of St. John the Evangelist and located at 4 Garden Road, Central, is an Anglican cathedral in Hong Kong. It is the Diocesan cathedral of the Diocese of Hong Kong Island and the focus of the Province of Hong Kong Sheng Kung Hui (Chinese: 香港聖公會 or SKH; also known as Hong Kong Anglican Church). It also houses the seat of the Archbishop of Hong Kong.
The Anglican cathedral is one of the five cathedrals in the city. Two others are also Anglican, SKH Eastern Kowloon diocesan cathedral of Holy Trinity, Kowloon City, and SKH Western Kowloon diocesan cathedral of All Saints. One is Eastern Orthodox, the cathedral on Arbuthnot Road of the ecumenical patriarchate of the Orthodox Metropolitanate of Hong Kong and Southeast Asia, and the last is the Roman Catholic Immaculate Conception Cathedral.
St. John's Cathedral is the oldest surviving Western ecclesiastical building in Hong Kong, and the oldest Anglican church in the Far East,[1] with its first Sunday service on Sunday, 11 March 1849. It was declared a monument of Hong Kong in 1996. The Cathedral is located at the centre of Powers of Hong Kong and is therefore surrounded by the Bank of China Tower, HSBC Building (economic), Legislative Council Building (legislative), Central Government Offices (executive) and the Court of Final Appeal (judicial).

Sorry yah ngejelasinnya pake bahasa inglish, gw masih kurang fasih berbahasa indonesia


Hongkong di bulan January adalah winter season, dan beriklim sangat dingin, tetapi tidak sedingin hati gw yang baru saja di tinggal kekasih pergi ke negeri kanguru untuk melanjutkan sekolahnya #mulaingaco

Okeh, kalo lo lo semua berani dan punya cukup uang untuk naik ke peak tram seperti gw, jam buka ticketing  adalah jam 7 pagi, dan di wajibkan untuk kalian membeli tiket jam segini sebelum kalian menyesal krn harus mengantri


Sebelum naik ke atas kami memutuskan untuk berjalan menuju Hongkong Park yang memang tepat di depan loket peak tram, bukan untuk berorasi apalagi menyanyikan lagu indonesia raya, yang kami lakukan hanyalah berjalan mengitari taman sambil mengambil objek yang indah untuk di abadikan atau mungkin dikremasikan #Krikk ....


*seruput kopi, cuci muka, pasang lagu foo fighters, garuk selangkangan, sikat kamar mandi, cuci piring, pijitin nyokap, telepon pacar, mainin burung, dan kembali mengetik


yakkksss, kita kembali ke cerita, banyak hal yang bisa di lakukan di sini selain lo bisa foto-foto lo jg bisa jogging, tai chi, pipis sembarangan, tukeran kolor sama travelmates atau mungkin pub di semak-semak, semua bisa di lakukan di sini asalkan lo siap secara jasmani dan rohani

sebelum naik ke atas kami berencana untuk makan kembali di Mcd, dengan asumsi bahwa restoran apapun yang berada di atas sana pasti harganya akan melambung tinggi seperti 'daging import 10 jt' milik Luthfi Hasan, yang tentunya tidak akan pas dengan kantong kami para bekpeker nan mempesona

Sarapan menghabiskan biaya 20hkd, setelah mengantri cukup lama untuk memesan makanan, FYI orang2 dsini sangatlah gemar untuk makan di luar, mungkin disebabkan oleh jadwal mereka yang sangat padat, sangatlah terlihat dari caranya yang berjalan berjalan sangat cepat, bahkan lebih cepat dari cara gw berpikir
Jockey 3 in 1
Pukul 08.00 kami memutuskan untuk menaiki kereta menuju puncak asmara dengan tarif 40 hkd untuk PP , dan saya tidak hanya ditemani oleh jazuli, tetapi juga oleh wisatawan lainnya #yaeyallaaahhhh #kemudian di sundut rokok oleh jazuli
seperti yang di bicarakan oleh mbak vicky bahwa dulunya orang mencemooh dan menertawai ketika Alexander Findlay Smith mengemukakan rencananya untuk membangun Trem yang bisa naik sampai ke The Peak. 7 tahun kemudian mereka juga ikut bangga ketika Trem pertama mulai berjalan. Walaupun usianya sudah ratusan tahun, tidak pernah terjadi kecelakaan di lintasan ini. Padahal lintasan sejauh 1,4 km yang dilalui memiliki tingkat kemiringan sampai 27 derajat dan lintasannya naik terus sampai ketinggian 396 mt diatas permukaan laut.perjalanan memakan waktu sekitar 7 menit untuk sampai tujuan, tanpa perlu ngetem sampai kursi terisi penuh 

Dan Tarraaaaaa...sampailah saya di tempat yang dituju 
Merah Putih Kembali berkibar
Kembali lagi kami dsini berjalan mengelilingi mall * bukan berlari apalagi salto sambil telanjang
tak lama kami disini, kami memutuskan untuk memasuki Madame Tussauds yang konon katanya ada 100-an patung lilin didalamnya yang siap di rangkul, di cium, di peluk atau mungkin di 'gagahi' kalau memang anda mempunyai historical gangguan jiwa
biaya masuk di sini adalah  190 hkd tetapi bagi anda yang teliti dan cerdas seperti saya pasti bisa membaca bahwa akan ada potongan untuk tiket masuk apabila anda menunjukkan tiket peak tram anda, dan kocek yang perlu saya keluarkan hanyalah 171 hkd, lumayankan sisanya bisa buat dimasukkan kembali ke dompet saya yang mulai menipis hingga mulai sakit pada saat di duduki 

Di dalam sini hanya tidak hanya bisa berfoto dengan patung lilin bintang film, atlet, seniman, ahli politik, presiden, tukang pecel ataupun gadis penjual tempe bacem

di sini lo juga akan di hidangkan dengan pertunjukkan  Scream, dimana lo akan memasuki stage yang menyeramkan dan lo akan di kagetkan oleh aktor-aktor yang ada di dalamnya, dan lo dilarang keras untuk menyentuh ataupun memukul aktor tersebut, kecuali lo langsung tembak tepat di dahi tanpa menyentuhnya 

Uda yah cerita madame tussaudsnya, ini gw kasih lo foto yang bikin kalian kepikiran terus sm gw, siang dan malam
Madame Tussauds
Vampir pake bedak
Cilukbaaaaa
Selesai dari sini kami kembali menuruni bukit dengan peak tram yang sama, selain karena kami capek kalo harus berjalan kaki dan yah disini juga tidak ada peak tram jurusan lain
kalaupun ada saya mungkin akan cari yang ke arah pasar minggu, dari sana tinggal naik mikrolet S 02 langsung turun di depan rumah deh *di cium cewek cantik supaya fokus lagi

Setelah sampai di bawah kami pun kembali menuju hongkong park , untuk masuk ke dalam Edward Youde Aviary yang merupakan kandang burung terbesar di Hongkong. Kandang seluas 3000 m2 ditutupi jaring-jaring dengan ketinggian 30 mt tanpa perlu merogoh kocek, apalagi merogoh dompet ibu yang ada di depan anda..yupsss masuk kesini bisa secara gratis tanpa perlu melakukan kayang ataupun membawa kartu sehat buatan jokowi
Penampakan burung 'yang sesungguhnya'
Sampai disini saya harus menemani Jazuli yang sudah harus kembali ke macau untuk kembali mencari nafkah,  dan kami berjalan dari hongkong park kembali menuju Sheung Wan port, serta merogoh kocek sebesar 42 hkd untuk makan ka-ep-ci, Jazuli sudah 'saya kembalikan pada tempatnya' 
dan gw kembali melanjutkan perjalanan solo travelling gw, sambil bergelinang air mata dan ingus yg masih menggantung,

gw harus tetap mencari chunking Mansion untuk menaruh betis gw yang sudah membengkak tepat di atas kasur, perjalanan di mulai dari mencari MTR, dan membeli octopus seharga 150 untuk memudahkan kita tap apabila ingin bepergian, menuju chunking mansion susah-susah gampang, susah kalau lo ga tw harus ke station apa, dan gampang kalau lo uda tau harus berhenti di station mana #digebukin bloggers lainnya
Dari manapun lo pergi, intinya lo harus menuju terminal Tsim Sha Tsui, dan keluar dari pintu A1, setelah itu lo cukup putar kaki lo ke arah kanan sedangkan kepala lo ke arah kiri, lalu silangkan tangan dan sentuh ujung idung lo menggunakan lidah, kalau lo uda bisa, langsung foto dan kirim ke gw, maka lo akan berhak untuk mendapatkan goceng pertama + tanda tangan dari gw
okehh, uda sampai ke luar lo liat ke arah lukfook jewelry  dan nyebrang ke kiri, lo akan liat gedung chunking mansion seperti ini
dan lo masuk ke dalamnya, maka lo akan bebas memilih hostel mana yang lo mau, lo bisa langsung survey ke tiap lantai menggunakan tangga darurat, atau mungkin melalui dinding kalau lo bisa manjat seperti spiderman, hostel yang gw temui adalah london hostel dengan harga 140 hkd

dan ternyata penjaganya adalah orang indonesia bernama mona, wanita setengah tambun, baik, dan berusaha untuk menarik perhatian gw dengan mencoba bercerita dan menawarkan jasa untuk menemani gw keliling hongkong pada saat malam nanti (́_̀)  berdua, pegangan tangan, cuaca dingin, tanpa ada yang memisahkan kami..akhhhhhh

alangkah indahnya apabila ia seorang gadis semampai, berparas cantik, berkulit putih dan berbadan sintal #lalu sayapun tersadar dan langsung mengucap terimakasih saya lebih baik sendiri 

Malam Hari Tibaaaaaa..berjalan kaki 10  menit langsunglah sampai di Victoria dimana pertunjukan lightingnya mulai pada pkl 20.00
Berjalan terus menelusuri pesisir saya pun menemukan beberapa objek -red bukan ojek 
Street Artist
Giant Teddy Bear
Perjalanan selesai di sekitaran Granville road untuk mencari studio Tattoo, akan tetapi harga yang diberikan sangatlah tidak sesuai dengan budget, Minimal 500 hkd untuk open needles, tanpa menangis maka saya mengurungkan niat untuk bertattoo dari daerah administratif khusus dari  china ini, berdasarkan rekomendasi gue memilih untuk makan malam di yoshinoya untuk porsi yang cukup pas dengan lambung gw
kembali ke hostel gw kebetulan bertemu dengan mona "lagi" yang masih belum nampak langsing sedikitpun

dia pun memulai ceritanya bahwa ia mempunyai anak haram hasil perbuatannya dengan seorang pria kaya di kampungnya, yang notabenenya dia di tiduri di lumbung padi pada saat malam hari, dan hingga kini ia harus menanggung bebannya 'sendiri' tanpa suami yang menemaninya dan dengan mudahnya pria tersebut menikah dengan wanita lain, sampai sekarang memang masih banyak terjadi hal seperti ini di perkampungan - perkampungan #lalu berkemas untuk tinggal di kampung 

dari sini gw belajar satu hal bahwa pria haruslah bertanggung jawab terhadap perkataan dan perbuatannya karena akibat ketidakberanian lo menghadapi kesalahan di masa lalu lo akan kembali pada lo suatu saat kelak atau yang biasa kita sebut hukum ketertarikan (LAW ATTRACTION)- hukum alam akan selalu terjadi coz GOD never sleep 

Cukup dengan Kultum, sekarang gw kasitw kisi-kisi pengeluaran gw hari ini adalah :

Octopus : 150 hkd
Break Fast : 20 hkd
Peak Tram : 40 hkd
Madame Tussauds : 171 Hkd
Lunch : 42 hkd
Dinner : 48
Hostel : 140 hkd

Hari Ketiga di lalui dengan sangat baik, tanpa kekurangan ataupun luka, bahkan goresan di bokong sekalipun

Tunggu kelanjutannya di hari ke 4 yah 

6 comments:

Anonymous said...

Ya Allah, untung tuh gak digebukin satpam Madame Tussaud karena menggerayangi Marylin Monroe...he he he he

Rory Oktario said...

Alus bgt English loe ..:) aha..pasti hasil ngopek dr mana aja tuh. Ahayy..
Tentang Mona pasti Ada udang dibalik bakwan..ya kan..xixixi


Overall content lebih asyik utk dibaca..kalo gak jam kerja mgkn Akan Aku copas Dan Aku tulis di buku harianku..tp setelah Aku pikir2 ga da gunanya..so great dech.

Hanggono Okamura Silitonga said...

Mbak vick, gw ga ngegerayangin, cuma ngintip dikit aj kokkkkk...isinya jg cm lilin aja ternyata
hahaha

Hanggono Okamura Silitonga said...

rory, aq juga berpikir kok ternyata kau bisa berpikir jg yah..hahaha

siti masyitah said...

ini blog kocak abiss.... nggak berhenti ngakak sampe mata berair dibuatnya.....
keep writing mas......

Hanggono Okamura Silitonga said...

inih *sambilmenyodorkantissue