Wednesday, February 6, 2013

Panda Ada di MACAO !! #Day 2


Diawali dengan doa pagi, gw melangkahkan kaki lagi di muka bumi, hidangan indomie ayam ala chef Rory sudah tersedia di atas meja makan #fyi indomie masih mudah untuk di dapatkan di sini

Hari ini adalah pertemuan gw dengan Perdana Menteri Macao Jazuli pria single yang menjalankan LDR dengan kekasihnya yang ada di tanah air, tetapi bedasarkan tekad yg kuat beliau merantau untuk memenuhi harkatnya sebagai lelaki yang mampu menafkahi sang kekasih hati  #ada yang tau ga penyebabnya knapa gw jadi panjang banget ngejelasin dia ?

dan juga perkenalan dengan Durga pria asal nepal yang baru saja memiliki buah hati berumur 10 bln, banyak berbicara dengan mereka dan nampaknya bekerja di LN bukanlah hal yang menyenangkan seperti yang gw bayangkan, mereka adalah pekerja seperti umumnya, daerah wisata bagi kita hanyalah lingkungan pekerjaan  bagi mereka, yang membedakan adalah hanya dengan mengendarai jet pribadi *kalau punya ataupun motor tua kesayangan kita DAN dalam hitungan menit VIOLA kita pun sudah bertemu dengan keluarga tercinta, tetapi hal itu sangat berbeda dengan mereka yang harus menghabiskan cukup banyak uang dan waktu hanya untuk bertemu dengan keluarga dan mencicipi masakan khas negara mereka masing-masing #mungkin ada baiknya kita sudahi saja curhatnya sebelum saya pergi ke kamar mandi, membuka resleting dan mulai menitikkan air mata
OLRAITTTTT,
Perjalanan pertama hari ini di mulai dari pertemuan di depan Grand Lisboa hal ini di karenakan Grand Lisboa adalah pusat central Kota, dari halte terdekat kami naik bus 26a dengan biaya 6.2 MOP menuju Coloane (Panda Zoo) sedikit penampakan :
HTM untuk masuk zoo ini adalah 20MOP
Penampakan Burung Unta dan umpannya
Kay Kay

Selesai dari zoo ini kami memutuskan untuk menuju Village A MA yang ada di puncak gunung naik bus gratis yang berada tepat di lapangan parkir depan panda zoo ini, sekali lagi saya pertegas G-R-A-T-I-S, mungkin bisnya berjalan setiap 30 menit sekali
A Ma Temple
Big Giant A Ma
Personil Band METAL (MElayu TotAL)
Wujud Bus
Sekembalinya di daratan bawah kami kembali menuju ke macao island (pulau baru hasil Reklamasi Daratan) menggunakan bus yang sama dari halte terdekat, akan tetapi tujuan kami bukan kembali ke grand lisboa untuk menonton striptease ataupun mencoba mencuri uang dari kasino tersebut, akan tetapi kami berhenti di venetian hotel dan kasino yang katanya telah menjadi kasino terbesar sedunia ini, sesuai dengan namanya konsep yang di usung adalah dari suasana venezia di Italy, ehh spanyol, ehh bukan deng di perancis, arghhhh ga taulah, coba lo pikir venezia itu dmana, klo uda tau bisikin gw yah

banyak spot yang bisa kami jadikan objek foto di tempat ini, termasuk Gondola buatan yg nahkodai pria dengan pakaian garis2 sambil bernanyi SERIOSA -red, dari info yang di dapat klo mau naik ini harganya 108 HK$ untuk 15 menit silahkan naik klo lo emang mau ngabisin duit lo atau lo mau boongin temen2 lo klo lo abis dari italy ehh bukan deng spanyol deh kayanya eeehh #Mulai lagi (́_̀) 

Lepas dari sini kami mencoba untuk makan di foodcourt dengan hiasan awan, akan tetapi sungguh menyakitkan bila melihat range harga yang berkisar dari 50 MOP - tak terhingga, maka kami pun memutuskan menggunakan BUS KARYAWAN VENETIAN yang berada di basement menuju Macau Square, ada beberapa bus yang tersedia dengan jurusan yang berbeda-beda, hal ini tidak disarankan untuk bekpeker sekalian, hal ini gw lakukan karena gw dibawa oleh mereka yang notabenenya masih karyawan Venetian












Kita sudahi Venetian dengan pesona BUATANNYA,  kita pun sampai di Macau Square Lt 3, di restoran Uniquely Singapore Cuisines, untuk menikmati makanan khas singapore, loh kok makan masakan singapore di macao ? plis jangan tanya gw, gw hanya ikut aja soalnya
harga yang ditawarkan sangat murah, fried rice dengan 35 MOP dan teh tarik untuk 6 MOP serta makanan lainnya yang sangat menggiurkan
Nasi Goreng untuk 1 RT
Perpisahan kami dengan Jazuli dan Durga sampai di restaurant ini, dikarenakan waktu sudah menunjukkan pkl 18.00 waktu setempat, akan tetapi saya masih ada beberapa tugas yaitu mengunjungi reruntuhan Ruins St Paul yang tepat berada di dalam senado square (alun2kota) dan tidak lupa saya membeli tempelan kulkas berupa koin judi dengan harga 40MOP untuk 12 pcs, serta mencoba egg tart dengan harga 10 MOP, 
Orang ganteng di depan St Paul
Senado Square
Penampakan senado dr arah depan St Paul
St Paul cek...!!
Tak lupa saya mencicipi bir khas setempat, TsingTaoooooo dengan harga yang relatif murah, hanya cukup merogoh kocek 8MOP untuk satu botol besar
Okeh, cukup 2 botol saja untuk malam ini, saya melanjutkan perjalanan menuju Patung Dewi Kwan IM menggunakan bus 3A atau bus no 8 dengan tarif 4.2 MOP dari halte depan lisboa dan berhenti di depan Fisherman Wharf, tetapi trip di mulai dari Patung Dewi Kwan Im dulu, pulang baru ke fisherman Wharf, spy lebih dekat ke halte untuk kembali ke lisboa
Perjalanan di lanjutkan menuju ke fisherman wharf seperti yang di jelaskan oleh mbak vick bahwa Fisherman Wharf merupakan theme park sekaligus shopping centre, hotel dan restoran yang dibuat seperti Euramerican Fisherman’s Wharf. Menempati lahan seluas kurang lebih 12 ha dengan 40% lahannya berasal dari reklamasi laut, tempat ini merupakan theme park pertama di Macau.  Dengan berbagai perbedaan karakteristik theme park ini membagi areanya menjadi tiga bagian : Dynasty Wharf, yang menampilkan sejarah dan budaya Cina. Semua bangunan di area ini dibangun mengikuti era Dinasti Tang. East Meets West yang mencampur tradisi timur dan barat. Didalamnya terdapat Vulcania, gunung berapi buatan setinggi 40 meter yang “erupsi” setiap malam serta Aladdin’s Fort, benteng bergaya Arab yang merupakan arena bermain anak-anak. Area ketiga adalah Legend Wharf yang dilengkapi dengan berbagai macam fasilitas rekreasi seperti Games Center, toko, hotel, restoran dan kasino yang bertema kota-kota dunia termasuk Miami, Cape Town, Venice, Spanyol, Portugal dan Italia.
Fisherman Wharf Cek !!
Ini adalah malam terakhir saya di Macao bersama Rory, karena pkl 23.00 saya diharuskan berlabuh untuk melanjutkan perjuangan saya sebagai ksatria untuk menuju hongkong..

Perjalanan saya ke hongkong tidaklah solo melainkan di temani oleh Jazuli yang memang sedang off dan dia memang ingin berduaan menelusuri the peak dengan saya, perpisahan pun harus dilakukan dengan rory, dan saya dengan berat hati menanyakan berapa biaya yang harus di bayar ? #sambil menyodorkan uang dan sebilah pisau beliau mengatakan bahwa persaudaraan lebih penting daripada uang, dengan berat hati dia menolaknya, dan saya dengan senang hati menerima uang saya kembali

Well, ga banyak kata yang bisa di ucapkan melainkan kata TERIMA KASIH kepada saudara saya yang satu ini, dan saya jadi mengingat satu hukum yaitu TABUR - TUAI, disaat engkau menabur kebaikan maka engkau juga akan menuai kebaikan, mungkin bukan dari saya tapi jg bisa dari orang lain yang bisa 2.362,021 kali lipat banyaknya 
Ga percaya ? #kalo ga percaya iris tai gw !
Sedikit penampakan apartment dan kasur mewah gw
Perjalanan menuju hongkong di mulai dari halte lisboa menggunakan bus MT 1 dengan tarif 4.2 MOP, ingat disini anda harus menyiapkan uang receh yang banyak, karena bis dsini sistem celengan, jadi anda hanya tggl memasukkan koin, dan jangan berharap untuk menerima kembaliannya, jadi selalu sediakan uang pas
Untuk menyebrang menggunakan ferry menuju hongkong cukup merogoh 150 MOP menggunakan Cotai Strip Ferry, tetapi karena saya ganteng dan cukup mengesankan maka saya cukup membayar 50 MOP saja untuk menyebrang
#krenyesgaring  


selain ganteng saya juga punya kelebihan lainnya yaitu saya punya teman yang memang bekerja di conrad which is cotai strip ferry ini adalah salah satu line bisnis dari hotel Conrad, sehingga khusus karyawan diberikan compliment untuk menyebrang bersama rekan dengan harga 50 MOP saja,
cukup menghabiskan 1 jam maka saya pun sampai di Hongkong dengan selamat bersama Jazuli pd pkl 00.00


Seputar Hongkong di tengah malam
bagi anda yang sampai disini pada saat tengah malam ADALAH SESUATU HAL YANG GAK KEREN !!!
#marah sambil ngejilatin dinding, 

karena lo ga bs tidur jg di terminal ferry nya ,Maka kami memutuskan untuk mendatangi MCd yang tidak jauh dr terminal ferry, mgkn hanya berjalan kaki sekitar 20 menit ke arah the peak tram, MCd adalah restaurant yang tepat untuk para bekpeker yang penghasilannya hanya sedikit melebih UMR seperti saya, cukup menghabiskan 20 HK$ maka kita sudah bisa menyantap berger + kopi, ini adalah tempat peristirahatan saya sampai matahari terbit 

Biaya yang dikeluarkan hari ini adalah :
Souvenir Macao : 40 MOP
Tiket Ferry : 50 MOP
Late Supper : 20 HK$

Sekian dulu laporan untuk hari kedua gw, Gantung ? kaya cinta bertepuk sebelah tangan yah ? ahahahahah 
Rasakan !!
monggo di tunggu kelanjutannya yah di sesi berikutnya..Kiss Love Muacchhh

12 comments:

Rory Oktario said...

Pisau ??? Eh lae..kalau cm pisau sekali ciatt pun sdh keleper2 kau lek..tp kau kalung celurit di leherku sambil berkata " mau tak celurit sampean" wah....dgn kaki gemetaran dan celana yg basah dan hangat..terpaksa kukembalikan lagi uang rupiahmu yg sdh lecek dan bau ikan asin itu...:)

Anonymous said...

Ha ha ha....Enak banget punya teman dimana-mana. Asli itu taman panda baru sekali ini aku tahu. Kalau pergi sama orang lokal memang enak, bisa tahu tempat-tempat yang tidak dikunjungi turis biasa.

Rory Oktario said...

Oh ya lek.. Si Xin Xin baru saja call aku, dia sdh lihat blog loe ini barengan si Kai Kai.. Tp koq fotonya gak ada. Dia protes keras. Klau sampai btas waktu 2 x 24 jam fotonya gak di upload dia mo lapor ke komnas HAM. Hehe
Buat mbak Vicky salam kenal mbak.
Buat komunitas Backpacker ayo buruan ke Macau sebelum gw balik k Indo.. *apa hubungannya yah..hehe*

Hanggono Okamura Silitonga said...

@rory, ahahahaha, aq lupa kulitmu tebal yah, ga mempan klo sama pisau atau bambu runcing sekalipun
oh iya aq lupa memasukkan foto si xin xin..anyway Gong Xi Fat Cai Laeku

Hanggono Okamura Silitonga said...

@ Mbak Vick, Ini semua teman baru loh, dan aq senang ternyata memang sesama bangsa indonesia itu mempunyai solidaritas yang tinggi yah
satu hal lagi mbak aq suka sama tempat 'anderkaver' nya, bikin awet muda

Rory Oktario said...

Gong Xi Fat Choi lae..mdh2an bnyak rejeki lae. Bs kita travelling k tmpt lain bareng2.

Hanggono Okamura Silitonga said...

amin lae, siapin lah visa kau, spy berangkat kita ke UK akhir minggu ini
#ngelindur

Hanna Gladys said...

Good
Lucuuuu

Unknown said...

kocak blognya...*suka...eh ketemu mbak vicky juga disini..
blog kalian inspiratif sekali...*acung semua jempol...tangan dan kaki

Hanggono Okamura Silitonga said...

wahh makasih, cara acung semua jempol tangan dan kakimu jg inspiratif kokkkkkkk ;)

arievrahman said...

Gue belum sempat ke AMA waktu itu koh.

Hanggono Okamura Silitonga said...

kesian amat..gapapa, minggu depan pergi lagi aja