Thursday, February 28, 2013

Kuliner Makassar #Day2

Jalan Berliku akan melahirkan supir tangguh

Lautan Bergelombang Akan melahirkan nahkoda Hebat - Hardi Vizon


Dari Kutipan di atas mungkin kalian ada yang berpikir bahwa gw menulis sambil menenggak cognac dengan kadar alcohol yang sangat tinggi, atau memakan baso dengan kandungan botox 
Kenapa pake quotes sih ki ?
Ok, Awal mulanya gw membaca buku Perjalanan ke atap dunia karya Daniel Mahendra, Buku dengan tema novel ini, cukup menggugah selera untuk dibaca, selain dengan tema novelnya yang seolah-olah membawa kita ke dalam perjalanan tersebut, buku ini di suguhi oleh quotes minimalis yang manis untuk membuat libido kita meningkat untuk mengencangkan ikat pinggang dan pergi ke suatu destinasi sambil mensyukuri Ciptaan yang telah diciptakanNya
Belajar dari konsep tersebut gw mencoba untuk membubuhi quotes ringan di setiap karya gw
Tapi ki, ini kok ga nyambung yah quotesnya ?
Semuanya berawal dari kesalahan Sob ! termasuk kesalahan melahirkan lo yang selalu hadir di setiap tulisan gw
masih ingat dengan gambar ini ?
yups, kita akan melanjutkan perjalanan gw dengan rombongan BTU, ini adalah hari kedua gw berada di Makassar, perjalanan kami dimulai dengan Sunrise indah, pasir putih yang bersinar dan Putri Duyung yang sedang mencuci pakaian diiringi dengan guratan senyuman indah yang tak henti2nya membuat saya terlena dan terus tertidur hingga pukul 09.00 pagi
Okeh, untuk hari ini gw akuin gw salah sebagai backpacker !!
Bangun siang dan melewatkan indahnya Sunrise pulau samalona, tetapi pepatah mengatakan "Kesempurnaan hanyalah milik TUHAN, dan kesalahan hanyalah milik Adi Bing Slamet yang mengajukan pembuatan RUU Santet di negara ini"
Penampakan Santet Eyang Subur
Perjalanan hari ini dimulai dengan satu mangkok Indomie dengan harga 5rb, dan teh manis 5rb, semua dsini serba LIMA RIBU !!! Menyebalkan ?? Tidak juga, karena itu sebanding dengan keindahan pulau yang lo dapat di pulau ini
Sebelum matahari menyinari tepat di atas kepala kami, kami memutuskan untuk kembali berpulang ke Yang Maha Kuasa Makassar, untuk menikmati wisata kuliner, destinasi kami pertama kali adalah Pantai Losari untuk mengambil beberapa spot indah dengan latar belakang tulisan yang bermacam-macam seperti :
MAKASSAR
BUGIS
CITY OF MAKASSAR dan WWW.INITIAL-HKOS.BLOGSPOT.COM
 
tidak banyak yang gw lakukan disini, karena selain Jusuf Kalla yang tak kunjung datang menemui saya, gw juga ga ngeliat satupun wanita topless yang berjemur disini
hanya dalam hitungan 15 menit 20 detik gw memutuskan untuk meninggalkan tempat ini dan menuju Jl. G Lompobattang no 41, untuk menikmati Konro karebosi Bakar @37.000,- dan Konro Karebosi Kuah @35.000,-
Konro Bakar
Sop Konro courtessy Titi Siregar

Sup Konro adalah masakan sup iga sapi khas Indonesia yang berasal dari tradisi Bugis dan Makassar. Sup ini biasanya dibuat dengan bahan iga sapi atau daging sapi. Masakan berkuah warna coklat kehitaman ini biasa dimakan dengan ketupat kecil yang dipotong-potong terlebih dahulu. Warna gelap ini berasal dari buah kluwek yang memang berwarna hitam. Bumbunya relatif "kuat" akibat digunakannya ketumbar.
Konro aslinya dimasak berkuah dalam bentuk sup yang kaya rempah, akan tetapi kini terdapat variasi kering yang disebut "Konro bakar" yaitu iga sapi bakar dengan bumbu khas konro.
ke Makassar tidaklah lengkap apabila tidak membeli Sirup Markissa, Anyaman Makassar, Gantungan Kunci, dan Denny Sumargo yang di jual secara bebas di toko Keradjinan jl. Sumbo Opu, saran gw lebih baik untuk mengitari toko souvenir sejenis untuk men-survey harga, siapa tahu bisa dapat lebih murah dan mungkin bisa berpas-pasan ketemu Angelina Jolie disini

Perjalanan gw lanjut menuju Trans Studio Mall, untuk bertemu dengan anggota Backpacker Dunia regional Makassar, memang tidak ada acara khusus untuk kali ini melainkan untuk tetap menjaga tali kolor silahturahmi sesama Backpacker Dunia, mall terbesar di Makassar ini memiliki beberapa konsep yang di ambil dari the venetian macau, mulai dari lukisan awan lengkap dengan sungai buatannya
Mall tetaplah mall yang sama sekali tidak menarik perhatian gw dsini, sehingga gw hanya menghabiskan waktu untuk membaca secara gratis di gramedia, oh iya hampir lupa lo bisa menikmati wahana trans studio Makassar dengan 100rb untuk working days, dan 150rb untuk public holidays, Sabtu dan Minggu. atau lo jg bisa foto gratis di depannya tanpa perlu masuk seperti wanita di bawah ini
Masuk atau ga kan, cuma kita dan TUHAN yang tahu
Oh iya ini suasana keakraban Backpacker Dunia Makassar
Pertemuan di akhiri dengan foto bersama, penyerahan piagam dan serah terima toga, acara Backpacker Dunia pun selesai, kita lanjut lagi ke Losari untuk menikmati pisang epe dengan berbagai macam rasa seperti pisang epe original, keju coklat, durian, strawberry, anggur, nanas, mentimun, jamur, wortel, selada dan bawang merah

harga pisang epe bisa dinikmati dengan harga yg bervariasi mulai dari 6.000, 7.000 ataupun 33.500.000 apabila anda ingin di bubuhi tanda tangan Justin Bieber di atasnya
#KRIKKKK

Perjalanan Kuliner kami di Makassar di akhiri dengan menyantap hidangan MIE TITI, kenapa namanya Mie Titi ? hal ini karena nama Titi lebih familiar di kalangan orang indonesia, selain itu TITI di kenal orang yang soleh dan rajin beribadah oleh tetangga sekitarnya, namun Naas.
Nasib berkata lain, ia harus mengakhiri hidupnya di tangan kekasihnya sendiri #eeett ini apaan dagh

Mie Titi yang di hargai  21.000 untuk porsi besar dan 20.500 untuk porsi kecil, atau 450rb apabila anda juga ingin ditemani oleh MAWAR, SINTA dan FATMA untuk menemani anda sekaligus menghabiskan weekend
Mie titi bersama Sinta dan Mawar

Waktu sudah menujukkan 21.00 dan itu waktunya gw dan teman2 kembali menuju bandara International Sultan Hasanuddin, untuk bersiap melanjutkan penerbangan kembali ke ibukota pkl 04.00 dini hari, bandara yang cukup besar ini ternyata tidak cukup ramah untuk backpacker dengan kocek yang minim ini untuk menghabiskan malam
Tidak banyaknya kursi berbaris membuat kami tidak ada pilihan selain menikmati Starbucks sambil memanjakan bokong kami bersitirahat tepat di atas kursi rotan yang tidak begitu nyaman di tiduri, but the show must go on, kami sudah dsini, dan tidak ada kata menyerah dan kembali !!

selain kami juga tidak punya rumah di makassar, kami juga tidak ada kendaraan lagi untuk mencari hostel
Pkl 04.00 kami cek in, lalu menukar bukti booking dengan sebuah kunci, malam bersama dia memang tidak terlupakan, yang membuat saya menggelinjang tiada henti sehingga tanpa terasa bilur-bilur keringat pun telah membasahi kedua tubuh kami #HALLLAAAAHHHHH
Pkl 06.00 tepat hari senin tetapi tidak bertepatan dengan hari sumpah pemuda, gw berpisah

Yah berpisah tanpa melihat kebelakang, terhadap apa yang sudah kita lakukan, gw kembali menuju kantor, mandi di tempat fitness dan yak pkl 08.30 - 17.30 adalah waktu yang sangat berat bt gw, selain konsentrasi gw berkurang, kedua kelopak mata ini tidak henti2nya ingin bersatu, dan badan ini ingin sekali rasanya di rebahkan, tetapi sebagai HR yang dinamis, aktualis dan ergonomis #halah
Gw pun berusaha untuk tetap konsentrasi dengan menenggak 2 cangkir kopi untuk menjalani rutinitas yang aktif dan produktif.

Demikian Cerita perdana gw menjalani Indonesia sebagai backpacker dengan total biaya Rp. 750.000,- all in tiket etc.

Tunggu petualangan eksotis dari gw menuju Pulau Bali bersama teman-teman lama

Akhir kata dari gue RIP Ricky JO 

Terimakasih untuk semua pemeran di cerita ini, bintang utama : Tedy, Eba, Sifa, Alex, Novi, Ratu, Tuti, Nia, Rusa, dan ratu
Penulis Naskah : Hanggono
Sutradara : Kapeskiej
Editor : Okamura
Penyunting Gambar : Silitonga
dan kepada kontributor Lia yang sudah memberikan buku 'perjalanan menuju atap dunia'
sehingga memberikan wawasan sisi lain dari sebuah karya tulis

Last Quotes :
@dhenyfir: Buku memang jendela dunia,tapi traveling itu pintu dan jalan dunia,kenapa harus lewat jendela klo bisa lewat pintu?nggak sopan! #TQ


 






4 comments:

Anonymous said...

Ealah, Eyang Subur kau nongol juga disini. BTW bener nih namamu ada Okamuranya ha ha ha

Hanggono Okamura Silitonga said...

iya mbak vicky, gimana namaku, modern minimalis kan ? hehehee

arievrahman said...

Sekali-kali pakai quote sendiri dong, Koh! Gue belum sempat nyobain mie titi pas ke sana 2 bulan lalu.

Hanggono Okamura Silitonga said...

ntar gw coba pake quotes sendiri, thanks
lo belum nyoba mie titi, brarti lo belum sah ke makassar, book tiket lagi gih !!!