Monday, February 18, 2013

I Love Tung Chung #Day5

Pagi hari yang cerah, di mulai dengan sarapan roti dan di lanjut dengan mandi air hangat yang tidak henti-hentinya membaluri tubuh suciku yang belum pernah tersentuh oleh lelaki manapun

Cepat atau lambat gw harus meninggalkan pesona Shenzhen, dan WOW nya yang telah menghipnotis gw dan menobatkan sebagai destinasi yang terbaik yang gw lewati sepanjang solo travelling gw kali ini

Dimulai dengan keberangkatan gw pkl 10.00 am dari Shenzhen, menuju 711 untuk membeli sarapan mie (lagi) 7.50Ydan beer asahi seharga 11.50Y, setelah selesai menyantap dengan lahap tanpa menyisakan setetes kuah, gw langsung menuju ke station MRT daannnn memaksa gw untuk naik pitam karena melihat antrian yang cukup panjang untuk kembali menuju hongkong
akhirnya gw berhasil bersaing dengan cina-cina itu setelah berdorong-dorongan dan berdesak-desakan layaknya menonton konser SLANK, maka gw berhasil sampai ke kantor imigrasi dan menaiki MRT tanpa harus kehilangan dompet

Destinasi gw yg berikutnya adalah Ladies Market, ini adalah tempat perbelanjaan untuk lo yang mempunyai sedikit uang tetapi memaksakan untuk membeli oleh2, untuk menuju kesini lo hanya cukup berhenti di Kowloon Tong Station, dan interchange ke green line  menuju mongkok, keluar dari pintu D3, dengan biaya 4,4 hkd, begitu lo keluar lo akan melihat :
1. Orang Cina yang berjualan baju
2. Orang Cina yang berjualan Pulsa
3. Orang Cina yang sedang menawar
4. Dan Orang Indonesia yang sedang mengupil  #eehh..loh..itu gue deng (́_̀) 


Abaikan Orang indonesia itu, gw kasih tips berbelanja disini yah, yang pertama : Lo ga perlu fasih berbahasa mandarin untuk berbelanja disini, yang kedua : Lo juga ga perlu bawa kalkulator untuk bernegosiasi, dan tips yang ketiga : Lo cukup melangkahkan kaki lo menjauh dari tempat itu kalau memang harganya tidak sesuai dengan yang lo minta, maka dalam hitungan detik dia akan mengejar dan menabrak lo dari belakang sampe otak lo tercecer di jalanan #YaaaKalleeeee

dari pengalaman gw, gw uda 2x menawar dan pada saat gw menjauh mereka biasanya akan datang menghampiri lo dan men-dealkan harga yg lo tawarkan, bagaimana pendapat kalian ttg cara menawar gw..OKEH ga?

beberapa souvenir wajib dibeli disini karena harga yang di tawarkan juga sangatlah masuk akal
Selesai belanja 2 kantong plastik besar dari sini gw melangkahkan kaki menuju Big Giant Buddha, cukup mudah untuk mencapai big giant buddha, lo hanya tinggal menggunakan MRT menuju ke Lai King (red line) dan interchange ke orange line menuju Tung Chung Station, dari sini lo hanya tinggal keluar menuju bus station dan mencari bus yang ke arah rambutan Big Giant Buddha, yang berjalan setiap setengah jamnya

Apabila K-Link bersikukuh mengatakan ada 1001 Jalan Menuju Roma, maka untuk menuju Big Giant Buddha hanya ada 4 :
NP 360 # Courtessy Teman2 dari Tas Punggung
  1. Cable Car Ngong Ping 360, Kenapa namanya NgongPing 360 ? Karena lo bisa melihat seluruh pemandangan dari berbagai macam sudut dari  dalam cable car atau 360 derajat/sebuah putaran penuh
    Biaya : 213 hkd (return)
    Durasi : 25 Menit
  2. Cable Car Standard Cabin
    Biaya : 135 hkd (return)
    Durasi : 25 Menit
  3. Bus
    Biaya 24 hkd (return)
    Durasi : 30 Menit
  4. Berjalan Kaki
    Biaya : 10 hkd (untuk beli Pocari)
    Durasi : 1menit - Tak Terhingga
Bus arah Cileunyi Big Giant Buddha
Mengutip dari mbak Vicky #penjelasannya bkn orangnya 

bahwa Ngong Ping Piazza seluas 1,5 hektar ini dibangun dengan tujuan untuk menghubungkan berbagai macam atraksi yang terdapat disini antara lain : The Po Lin Monastery, Giant Budha, Ngong Ping 360 Cable Car, Ngong Ping Village dan Wisdom Path.
 
 
 
 
a. Ngong Ping Piazza
Piazza ini terdiri dari 4 bagian : New Pau Lau, merupakan pintu gerbang menuju piazza yang dibangun berdasarkan gaya arsitektur dinasti Qing yang banyak digunakan oleh kuil-kuil cina termasuk Po Lin Monastery. Bodhi Path,  jalan sepanjang 122 mt ini menghubungkan New Pau Lau dan Di Tan, bagian lain Ngong Ping Piazza yang digunakan sebagai panggung upacara-upacara keagamaan yang sering diadakan oleh Po Lin Monastery. Sepanjang jalan Bodhi Path dihiasi oleh 12 patung “Twelve Divine Generals” sebagai penjaga waktu dan penggambaran 12 shio.

b. Wisdom Path
Berjarak sekitar 15 menit dari Ngong Ping Piazza, tempat ini dapat dicapai dengan berjalan kaki menembus hutan. Jalan setapaknya cukup bagus dan petunjuk jalannya juga jelas jadi jangan takut kesasar. Dalam perjalanan kita juga melewati kebun teh dan sebuah restoran yang bernama cukup keren “Tea Garden Restaurant”

Wisdom Pathnya sendiri sangat indah berupa 38 batang kayu (khusus diimpor dari Afrika) yang ditancapkan secara vertikal mengikuti kontur tanah yang naik turun. Di tiap batangnya diukir salinan beberapa ajaran dari Kitab Sutra yang menjadi dasar bagi 3 agama utama di Cina yaitu : Budha, Konfusian dan Tao. Batang yang di tengah dibiarkan kosong untuk menggambarkan “Kekosongan” yang menjadi tema utama taman ini.
Gw lagi belajar Yamakasi
Nampaknya Biksu Tong pernah kesini

c. Giant Buddha (Tian Tan Buddha) 
Sebagai atraksi utama dari Ngong Ping 360 adalah sebuah patung Budha Raksasa terbuat dari perunggu yang konon bisa terlihat sampai Macau. Patung ini memang mengesankan karena merupakan salah satu patung Budha terbesar di dunia. Berbeda dengan patung lain yang selalu menghadap ke Selatan, wajah patung ini menghadap ke arah Utara. Untuk mencapai patung ini, kita harus mendaki sekitar 268 anak tangga yang menurut saya layak dilakukan bila ingin melihat pemandangan indah dari atasnya. Akses ke patung ini adalah gratis dengan jam buka dari jam 10.00 – 18.00.
maaf Salah aplot

Ini yang bener Patung Buddha
Persis dibawahnya terdapat 6 buah patung kecil yang diatur berjajar mengelilingi Tian Tan Buddha. Patung-patung tersebut membawa bunga (penggambaran dari amal), dupa (moral), lampu (kesabaran), obat (semangat), buah (meditasi) dan alat musik (kebijaksanaan) yang menurut ajaran Buddha adalah 6 hal yang dibutuhkan untuk masuk ke dalam surga. Keenam patung tersebut dikenal sebagai “The Offering Of The Six Devas”.
1,2,3,4,5,6 liat ada 6 patung kan ?

d. Ngong Ping Village
Dalam perjalanan pulang menuju Cable Car, Area seluas 1.5 hektar ini dihiasi dengan replika dari berbagai macam model Cable Car dari berbagai negara. Bagi yang tertarik dengan sejarah dan ajaran Sang Buddha, di area ini terdapat sebuah museum multimedia “Walking With Buddha” dan film animasi “Monkey’s Tale Theatre” dengan biaya masuk masing-masing 36 hkd.
 
Di Ngong Ping Village ini kalian bisa menyantap mie yang sangat membantu mengganjal perut yang lapar

28 hkd

Resto
Waktu Sudah menunjukkan pkl 17.00 waktu yang tepat untuk kembali ke bandara sebelum penerbangangan pkl 20.50, sesampainya di Tung Chung, saya terkesima dengan banyaknya bahasa indonesia yang terlontar dari bibir manis mereka, dan ternyata setelah berkeliling cukup lama, sangat banyak sekali orang indonesia yang beredar berbelanja di daerah ini , dan rasa penasaran saya terjawab sudah di mall ini sangat banyak counter yang mengusung tema discount dan big sale #Pantas saja
Tidak pikir panjang maka saya pun mengikuti jejak mereka untuk berbelanja Dan terbelilah 1 Jaket The North Face dengan haga 150 hkd, dan 3 pcs kaos Giordano seharga 160 hkd, saya mengaku gagal sebagai backpacker, saya lemah
Usai menyesali diri sendiri, saya berusaha untuk tetap tegar dan melanjutkan perjalanan kembali menuju Bandara, dengan menggunakan bus dengan tarif 3,5 hkd dan memakan waktu 15 menit, bus yang di gunakan adalah Double decker, maka terjawablah rasa penasaran terhadap brand salah satu snack yang booming pada saat saya kecil 
Bagi pengguna Octopus anda dapat merefund di bandara, bandara di hongkong sangatlah complicated, karena menggunakan kereta bawah tanah, maka sebelumnya pastikan bahwa anda menuju gate yang tepat, anda juga dapat menemukan drinking water dekat toilet tanpa harus mengeluarkan 14 hkd untuk membeli air mineral bottle seperti yang gw lakukan..
Arrrggghhh


Saya Kembali gagal..!! saya tidak bisa menjadi backpacker..!!  lebih baik saya menjadi orang kaya saja !!

Perjalanan menegangkan saya tidak hanya sampai di sini, dalam proses cek in, saya harus merelakan men-double jaket saya, di karenakan saya tidak membeli bagasi, dan yaks, kehangatan dari kedua jaket tersebut telah membuat ketiak saya berkeringat tiada henti, tapi saya tak punya kuasa

saya harus melakukan ini, untuk melindungi saya dari charge additional baggage, proses cek in berjalan lancar, dan saya sampai di bandara LCC pkl 00.15 waktu yang tepat untuk tidur bukan ?
Sebagai seorang backpaker saya mencoba untuk mencari jalan keluar agar tidur saya nyaman malam ini, seusai keluar dari pesawat, pada saat yang lainnya menuju kantor imigrasi maka saya pun mencoba mencari tempat duduk untuk di tiduri, karena berdasarkan analisa intelegensi saya, apabila saya mengikuti mereka untuk ke imigrasi dan keluar dari ruangan boarding, maka sayapun akan terlantar bersama ratusan orang lainnya, dan Taraaaa



saya menemukan sebuah sofa panjang tepat di bawah eskalator sebelum menuju imigrasi, berikut penampakannya yang mungkin bisa sbg referensi bagi para bekpeker sekalian
Tempat VVIP ada di balik eskalator
Saya pun merasa bangga, dan libido saya menjadi bekpeker telah terobati, tapi perjuangan belum berhenti sampai disini, tepat keberangkatan saya menuju Indonesia, saya harus berjibaku dengan ketatnya pemeriksaan tas milik Tiger Airways, Akhirnya otak saya kembali dipergunakan untuk mencari jalan keluar, maka saya menggantungkan kamera tepat di leher, dan menaruh semua barang elektronik di saku serta melipat ke 2 jaket dan mengaitkannya di tangan sebelah kiri, dan saya pun aman melewati proses akad nikah cek in tiger airways, perjalanan telah usai, tetapi kenangan dan persahabatan yang terjalin tidak akan pernah usai sampai akhir hayat saya, terimakasih untuk teman, sahabat, saudara, ayah, ibu, dan dosen pembimbing yang telah membantu saya di dalam proses perjalanan ini

Mas Andy Kristono, Mbak Vicky, Mbak Novita Sari,Sahabatku Rory, Meryi, Jazuli, Durga, Putra, Ariev, Komunitas Tas Punggung, Robert Pattinson, Angelina Jolie, Mahatma Gandhi, Pablo Picasso, Andy Lau, Penjaga Tiket Madame Tussauds, dan Security Panda Zoo

Biaya Akomodasi In Total adalah 2.600.000,-
dan saya di nobatkan sebagai Backpacker Handal 

Sampai jumpa di perjalanan Domestik saya yang berikutnya MAKASSAR !!!


11 comments:

Anonymous said...

Ha ha ha...pantesnya bukan jadi blogger nih, sono gih ikut Standing Up Comedy. Naik cable carnya bikin iri, saya aja gak mampu naik yang crystal cabin...

Rory Oktario said...

Klau lihat reportnya pantes aja cm brp 5,6 jt, minumnya ternyata dr kran toilet xixixi... Jgn2 bakso n sosis itu dpt di meja yg dah ditinggal in org nya..hadeuhh ... Hancur x ahhh...

Hanggono Okamura Silitonga said...

@mbakvick, ahahahaha, ini comedy absurd ala blogger mbak'e
btw mbak ga mampu kenapa. ? kalau saya ga mampu krn kocek ..hahaha

Hanggono Okamura Silitonga said...

@rory, biar hancur aq ini juga temanmu lae, oh iya, makasih yah uda ngajarin untuk minum dr toilet :p

arievrahman said...

Koh, masa Cina teriak Cina sih?

Sering-sering nulis lah :D

Hanggono Okamura Silitonga said...

@arip, gw batakkkkk..kutinju nanti matamu yang besar itu #bataknya keluar

sippo, bangbro, follow trs blog gw yah

Hanna Gladys said...
This comment has been removed by the author.
Oryza Irwanto said...

lu pindah wordpress aja deh bro...biar kita tetanggaan dan kita bisa terus saling silaturahmi bawa salak, pear yalie, jadah tempe, beras, pisang setandan, ato bawa anak gadis lu biar gw jodoin ama anak perjaka gw...

Hanggono Okamura Silitonga said...

masih belum begt pro gw kalau masuk wordpress, masih nyaman dsini
nanti kalau gw pindah pembaca setia gw kehilangan #sadap

arievrahman said...

Iya koh pindah wordpress aja, blogspot kan alay. #EAAA

Hanggono Okamura Silitonga said...

kok masih disebut alay yah, padahal lo kan uda ga main blogspot lagi yak :p