Saturday, February 16, 2013

Saya Menobatkan Cina Sebagai Raja KW #Day4

Pagi ini adalah Jumat 25 January 2013, hari keberangkatan gw menuju Shenzhen, tanpa menggunakan buku Panduan Lonely Planet, apalagi merasa feel lonely
Yang lo perlukan hanyalah itikad baik, tekad yang kuat, 2 siung bawang putih, 3 sendok keju parut, dan 4 butir telur ayam, kocok hingga lembut, panaskan wajan menggunakan minyak goreng lalu oleskan ke wajah anda secara merata

Keberangkatan gw menuju shenzhen di mulai pkl 8 pagi dari stasiun Tsim Sha Tsui (east railway), langsung menuju Hum Hong station, ada 2 jalur untuk ke Lo Wu station dan pastikan lo menggunakan MRT menuju ke arah Lo Wu Station untuk ke shenzhen, waktu yang dibutuhkan hanyalah 40 menit apabila menggunakan MRT dan 3.589 Jam apabila anda berjalan kaki

sesampainya di sini gw mulai agak bingung, bukan karena muka gw berbeda dengan kedua orang tua dan abang-abang gw, tetapi lebih ke abis ini gw harus ngapain ?
apakah ku harus lari ke hutan
kemudian teriakku ?
kenapa tidak kau pecahkan saja bibir orang itu
biar gaduh sampai mengaduh #courtessy AADC (Ada Apa Dengan Cahyono)

Setelah lo di lo Wu Station, yang perlu lo lakukan adalah cari security terdekat, kecup pipinya, lalu bisikkan dengan lembut di mana letak kantor imigrasi, serta pergunakanlah bahasa tubuh yang baik dan benar, karena mereka tidak bisa berbahasa inggris, apalagi bahasa batak (́_̀)

Kantor Imigrasi ada di Lantai 2 station tersebut, yang perlu lo lakukan adalah masuk ke dalam dan ambil no antrian, beruntung karena bendera indonesia yang terpampang jelas di sudut kiri tas gw, menarik perhatian saudara sebangsa, yang mungkin melihat lo kebingungan, atau mungkin dia juga iba melihat wajah gw yang terlahir 'hanya' seperti itu.

Mereka mengarahkan untuk mengisi kupon berhadiah form isian, yang berada di luar dan lo hanya tinggal foto ditempat, dan menunggu untuk membayar sebesar 168 Yuan (sudah harus menggunakan yuan) dalam hitungan 680 detik, maka VOA anda sudah jadi, mudah memang untuk masuk ke shenzhen, perjuangan gw yang berikutnya adalah mencari hostel, dan tidaklah sulit untuk mencari hostel di daerah ini, lo hanya tinggal keluar station, dan berjalan lurus menuju Shangrilla Hotel, jangan masuk !! * karena gw yakin, lo ga akan punya cukup uang untuk menginap disana
lo hanya perlu mengitari belakangnya dan lo akan mendapati banyak hostel atau hotel yang sangat murah dengan kualitas yang sangat baik
Penampakan Shangrilla Hotel
Hotel Yang gw dapatkan adalah Guang Yin, yang tepat berada di 180 barat daya, dan 75 bujur lingkar timur dari belakang Shangrilla hotel *lo cari sendiri tuh koordinat, dengan harga 98 yuan, gw sudah mendapatkan fasilitas yang fantastis, bombastis, realistis, namun tidak mistis
Penampakan luar
Masuk ke dalam gedung dan naik lift lantai 3
Kamar Mandi Dalam dan Wifi
Selesai dari sini, tanpa sempat mandi dan memakai bulu mata palsu terlebih dahulu, gw langsung arahkan perhatian gw menuju Window of the World, yang bisa di capai menggunakan Metro (kereta) bukan metro mini, #Ndeso, dari Lo wu Station menuju WOW station, lo bisa membeli tiket dengan menggunakan mesin ticketing yang tersedia di station dengan 5 yuan lo akan mendapat sebuah tiket dan balon berbentuk hello kitty, sesampainya dsana, yang perlu lakukan adalah makan terlebih dahulu apabila lo belum makan, minum dulu kalau lo belum minum, tapi jangan tidur kalau lo belum tidur, karena itu akan memakan waktu yang cukup lama
Jedotin kepala
sampai disini gw bertemu dengan LyaYantiNadyaAndria dan rombongan mereka yang lainnya, mereka gw 'temukan' pada saat kunjungan gw ke madame tussauds di hongkong, dengan kondisi yang mengenaskan
gw merogoh kocek sebesar 35 yuan di Ka Ep Ci, untuk sebuah paha ayam yang tidak se-sexy milik Inul Daratista, ataupun Dada yang tidak sebesar milik Pamela Anderson # pembacaKecewa 
Biaya yang di butuhkan untuk masuk WOW adalah 160 yuan, tanpa boleh menawar sedikitpun #PembacaKecewaLagi
apa itu WOW, apakah karena gw harus bilang WOW gitu ? Miapah ? Miowoh ? MiKuah atao MiGoweng

Yakin lo mau tau apa itu WOW ? 
mau tau aja ato mau tw banget ?
Seperti yang gw sadur dari mbak Novita sari Window of the World adalah tempat wisata di Shenzhen yang di dalamnya terdapat berbagai macam tiruan bangunan-bangunan terkenal di dunia, seperti menara Eiffel, Menara miring Pissa, Taj Mahal, Patung Liberty, Gunung Fuji, Piramid, bahkan candi Borobudur juga ada. Di dalam Window of the World terbagi menjadi area Asia, Eropa, America, Africa, dan Autronesia. yang di dalamnya juga ada taman Jurrasic Park.
Sori ke aplot 

Di dalam Window of the World juga terdapat skiing area dimana di dalamnya bersuhu -5 derajat celcius, terdapat salju dan es batu, serta arena bermain ski dan seluncur es. banyak aneka permainan di sediakan, tetapi karena waktu gw yang tidak banyak maka gw hanya mengitari saja, dan ternyata gw bertemu dengan andria Cs lagi, dan mengambil beberapa foto untuk di abadikan
Skiing Area #courtessy Novita Sari
Waktu sudah menunjukkan pkl 17.00 waktu setempat, dan gw memutuskan untuk berpisah dengan wow, memang berat pada awalnya, tapi gw yakin bahwa ini adalah kebaikan kita juga

Sambil menyanyikan cinta di ujung jalan karya agnes monica, gw melanjutkan perjalanan menuju Lo Wu Station Untuk mencari tattoo studio tapi nasib berkata lain, di sini gw tidak menemukan tattoo studio yang gw temukan hanya tumpukan sampah, kondom yang berserakan, dan tetesan air yang nampak sudah menggenangi lobang wc #sebenarnya gw ada dimana sik ???
Setelah lelah menghayal dan menari Harlem Shake untuk menghibur pembaca

gw memutuskan untuk makan mie cepat saji di 711 Lo Wu station dengan harga 9 Y, dan tentunya tidak lupa untuk mencicipi beer Harbin seharga 6,50 Y saja

sesuai rekomendasi oleh penjaga toko2 di sana gw di sarankan untuk menuju Jinshan Entertainment, dan keluar di Laojie Station, tempat ini sangat rame, bukan karena kebakaran, ataupun karena ada aksi penjarahan, mungkin karena distrik ini adalah distrik untuk bergaul, dan saya langsung tertuju ke Jinshan Entertainment Mall yang di dalamnya ada tattoo studio. setelah bernegosiasi, maka kami memutuskan harga 100 yuan adalah harga yang tepat untuk menulis lukas 12:20 dalam bahasa Kanji yang berisi ' Apa Yang telah Kau sediakan, untuk siapakah itu nanti ?' kalimat ini sangat menginspiratif gw bahwa hidup ini lebih penting daripada harta yang kita simpan
Kembali dari sini saya langsung kembali menuju Hotel dan tidak lupa membeli jajanan untuk sarapan dan sebuah beer 600 ml "lagi" untuk kumur-kumur sebelum tidur 

Biaya Yang di keluarkan hari ini 
MRT HK - Shenzhen : 39.2 hkd
VOA : 168 Y
Hotel : 98 Y
WOW : 160 Y
Lunch : 35 Y
Tiket dll : -+ 15Y
Dinner : 15.50 Y
Jajan : 19.50 Y

Ini adalah cerita gw untuk hari ke empat, lalu apa cerita lo ?
apa lo punya cerita yang keren dan menghibur seperti punya gw ?
atau lo hanya punya cerita untuk diri lo sendiri, yang ikut di kubur dengan jasad lo ?
atau lo mau coba untuk berbagi ke sesama traveller sehingga bisa di jadiin referensi dan tentunya lo akan di doain supaya tambah sehat, ringan jodoh, tambah sukses, plus kegantengan lo terus bertambah sampai tahap akhir. lo pasti mau kan ?
makanya yuks kita berbagi cerita dengan menulis 

www.hkos.biz

8 comments:

Anonymous said...

Ya Allah, itu apaan ya Harlem Shake nyempil disitu..he he he..baru tau juga kalau WOW ada wahana skinya...

Rory Oktario said...

Wah..jd pengen ke shenzhen Aku lek.dah lama sih dgr ttg WOW itu.. Hermm

Hanggono Okamura Silitonga said...

mbakvick, hahahaha tiba2 kepikiran untuk publish harlem shake made in indonesia, katanya c lagi ngehits dan siap mengalahkan gangnam style

Hanggono Okamura Silitonga said...

Rory, Ga Cool kau kalo ga kesana..kalo kangen indonesia kau bisa liat replikanya borobudur dsana

Oryza Irwanto said...

ngakak mulu, pas baca, ga cuma pas gw ngliat lo nungging di depan stasiun kalibata aja....

Hanggono Okamura Silitonga said...

hahahahaha, lo ngakak krn blognya ato krn bokong gw ?

Andria Chandra said...

WOW ga nyangka Ģώ bisa ketemu oka-oki 2x ato 3x (klo ga salah)
Pertama ktemu ϑi madame tussaud - HK ,itu juga karena dia bertampang pribumi & bawa bendera pusaka merah-putih plus camera ϑi tangannya,jd Ģώ pikir dia adalah seorang potograper so tanpa berpikir pjg Ģώ minta tlg oka-oki utk mencoba kepiawaiannya utk memotret Ģώ & tmn2 Ģώ pastinya (ceritanya poto bersama dlm suka & duka)
ˆ⌣ˆ hϱ ​"̮ hϱ ​​"̮ hϱ ˆ⌣ˆ
Drpd Ģώ minta tlg potoin sama org hongkongnya ntar belepotan ngomongnya udah tau Ģώ ga bisa bhs cina,bisanya cuma bilang: wu ai ni, capcay,somay,cincay lah ato cincau atau lg capcus!! nah lhoo Ơ̴̴̴̴̴̴͡.̮Ơ̴̴͡. Trus jd nya ketagihan d,tiap ktemu oka-oki ϑi tiap sudut patung2 madame tussaud minta ϑi jepretin sama beliau.
Keesokan harinya Ģώ & tmn2 ke shenzhen,pas ϑi imigrasi ktemu lg sama oka-oki atau kah Ģώ hanya berkhayal ketemu dia atau berhalusinasi belaka,”ki katakan sejujurnya qta ktemu lg ϑi imigrasi ga c ?” (knp tiba2 Ģώ jadi terserang amnesia)
Lanjut (knp Ģώ jd cerita pjg gini yak pdhal niatnya cuma mau coment singkat)
Pertemuan ke2 atau ke 3 disengaja ato tdk sengaja hanya Tuhan yg tahu ϑi Window Of the World, gokil ! ktemu oka-oki pd saat moment yg tepat bgt !! Ģώ sama tmn2 Ģώ lg pengen poto bersama tp ga ada 1 manusiapun yg bisa diminta tlg utk jepretin camera qta tp alhamdulilah tiba2 oka-oki muncul dr permukaan bumi uhuy! Ģώ & tmn2 Ģώ jadi punya potograper lg & utk menghormati jasa oka-oki, Ģώ beserta tmn2 Ģώ mengabadikan foto bersama dg c ucuy itu yaitu ”foto bersama oka-oki”(yg fotonya udah dipajang diatas tuh) "̮ ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ "̮

Jadi, inti permasalahannya adalah knp Ģώ & tmn2 Ģώ selalu bertemu oka-oki ?
Apakah memang qta berjodoh ?(utk traveling together ; utk minta dijepretin camera) ato apakah dunia itu kecil ups hongkong/shenzhen itu kecil hanya sebesar daun kelor?
Biarlah pembaca saja yg dpt menjawab dlm hati...
Cukup sekian comment (cerpen) dari saya *andria kece* wassalam.
Peace ('▿^)♉

Hanggono Okamura Silitonga said...

hahaha
kalau ada sumur di ladang boleh menumpang mandi, kalau ada umurku panjang boleh kita bertemu lagi

*Turki-an yuks